Loading...

Logo Sekolah

Bukan Sekadar Sekolah, SMP Muhammadiyah Plus Pati Mulai Menyemai Kader Masa Depan

12/09/2026 admin2

PATI — Transformasi SMP Muhammadiyah 1 Pati menjadi SMP Muhammadiyah Plus Pati bukan sekadar perubahan nama. Di balik transformasi tersebut, sekolah terus membangun arah baru sebagai sekolah kader Muhammadiyah yang tidak hanya mendidik siswa, tetapi juga menyiapkan generasi penerus perjuangan Persyarikatan.

Komitmen itu diwujudkan melalui dua jalur sekaligus. Di satu sisi, sekolah terus menyemai siswa-siswi sebagai tunas kader Muhammadiyah. Di sisi lain, sekolah memberikan ruang kepada kader-kader muda untuk hadir, mengabdi, dan ikut menggerakkan amal usaha pendidikan. Dua kader muda yang kini bergabung adalah Ustaz Devgano Risydan Al Anshori dan Ustaz Arif Atmaja Putra.

Ustaz Devgano Risydan Al Anshori, kader Pemuda Muhammadiyah Pati Kota, hadir dengan kemampuan akademik sebagai sarjana pendidikan juga memiliki talenta bidang IT dan media. Di sekolah, ia diharapkan mengambil peran dalam penguatan karakter dan pembinaan tahfidz , dengan keilmuan dan talenta yang dimiliki diharapkan mampu menciptakan ekosistem sekolah yang berkarakter untuk mencetak generasi-generasi Qur’ani melalui pembelajaran yang lebih kreatif dan dekat dengan karakter generasi muda. Sehingga target mutu lulusan yang dicanangkan sekolah tercapai yakni siswa mampu hafal juz 30 setelah lulus.

Baginya, bergabung dengan SMP Muhammadiyah Plus Pati merupakan kebanggaan karena dapat mengabdikan diri dialmamater tercinta sekaligus mencari rida Allah melalui ikhtiar mencetak generasi Islam yang berkarakter.

“Saya sangat bangga bisa diterima di SMP Muhammadiyah Plus Pati. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk mengembangkan sekolah berbasis Islam di tengah kota,” ungkapnya.

Sementara itu, Ustaz Arif Atmaja Putra , lulusan Pondok Pesantren Al-Mutaqin Sowan Jepara, memperkuat sekolah melalui bakat yang dimiliki yakni seni tilawah dan tahfidz. Selain dibidang seni tilawah, ustad Arif juga memiliki talenta dibidang fotografi. Perannya diarahkan untuk mendampingi siswa dalam menguatkan hafalan Al-Qur’an, meningkatkan kemampuan membaca dan melantunkan Al-Qur’an, serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an.

Kader Pemuda Muhammadiyah Cabang Tambaharjo tersebut memilih bergabung dengan semangat mengamalkan ilmu agar terus berkembang dan memberikan keberkahan.

“SMP Muhammadiyah Plus Pati sangat strategis untuk berdakwah. Ini menjadi tantangan tersendiri untuk ikut serta membangun dan mengembangkan sekolah ini,” tuturnya.

Bagi Dedi Damhudi, Kepala SMP Muhammadiyah Plus Pati, hadirnya kader muda bukan sekadar tambahan tenaga pendidik, tetapi bagian dari investasi kaderisasi dan masa depan amal usaha Muhammadiyah.

“Pelan namun pasti, kader-kader terbaik akan mewarnai amal usaha bidang pendidikan dan kita mulai dari SMP Muhammadiyah Plus Pati. Sebagai kader, ada tanggung jawab besar untuk membesarkan AUM, apalagi kader Pemuda Muhammadiyah yang memiliki slogan pelopor, pelangsung, dan penyempurna,” tegasnya.

Kehadiran Devgano dan Arif menjadi energi baru dalam perjalanan transformasi SMP Muhammadiyah Plus Pati. Keduanya tidak hanya hadir sebagai pendidik, tetapi juga membawa kompetensi dan semangat kaderisasi untuk memperkuat pendidikan Islam, pembinaan Al-Qur’an, kreativitas siswa, serta dakwah di lingkungan sekolah.

Sekolah tidak hanya ingin melahirkan siswa yang berilmu, tetapi juga menumbuhkan kader yang siap melanjutkan perjuangan, menggerakkan dakwah, dan memberi manfaat bagi Persyarikatan serta masyarakat.

Dari ruang-ruang kelas, kaderisasi itu dimulai. Dari SMP Muhammadiyah Plus Pati, tunas-tunas kader masa depan Muhammadiyah terus disemai.

Bagikan Artikel: